MANOKWARI — Riuh rendah suara sukacita pecah di tanah Papua. Air mata haru dan senyum bangga bercampur banting menjadi satu saat nama Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggema di panggung utama Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari. Bukan sekadar pulang membawa medali, kontingen Bumi Nyiur Melambai sukses mengukir sejarah emas: membawa pulang Piala Presiden sebagai Juara Umum.
Lambaian tangan para peserta dan official Sulut tak henti-hentinya menyapa penonton, seolah melepaskan seluruh ketegangan setelah berbulan-bulan berlatih demi harmoni nada yang sempurna. Di balik kemegahan panggung Pesparawi, ada dedikasi, tetesan keringat, dan doa yang akhirnya dibayar tunai dengan prestasi tertinggi di tanah nusantara.

Puncak dari segala perjuangan itu mewujud nyata saat Ny. Anik Selvanus, istri Gubernur Sulut sekaligus Ketua Umum Kontingen Sulut, melangkah naik ke atas panggung. Dengan senyum merekah penuh kebanggaan, ia menerima langsung lambang supremasi tertinggi paduan suara gerejawi nasional tersebut. Sebuah simbol dari kerja keras kolektif yang tak kenal lelah.
Sulut tampil memukau sejak hari pertama kompetisi. Karakter vokal yang kuat, teknik yang matang, serta penjiwaan yang mendalam membuat para juri tak ragu menyematkan gelar CHAMPION (Peringkat 1) untuk empat kategori bergengsi sekaligus.
Dua kategori utama, Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) dan Musik Gerejawi Nusantara (MGN), sukses dikuasai. Tak ketinggalan, ketangguhan vokal maskulin di Paduan Suara Pria (PSP) dan keanggunan melodi di Paduan Suara Wanita (PSW) turut mengunci posisi puncak. Kemenangan di kategori PSDC bahkan terasa kian sempurna dengan diboyongnya Piala Menteri Agama (Grand Champion) ke tanah Sulawesi Utara.
Dominasi Sulut tidak hanya terlihat di podium pertama. Di hampir seluruh lini kategori yang dilombakan, kontingen Sulut menancapkan taringnya dengan membawa pulang 5 predikat Gold dan 3 Silver.
Berikut adalah rincian lengkap torehan tinta emas Tim Pesparawi Sulut di Manokwari:
|
Kategori Lomba |
Predikat |
Peringkat/Catatan |
|---|---|---|
|
Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) |
CHAMPION |
Peringkat 1 (+ Grand Champion) |
|
Paduan Suara Pria (PSP) |
CHAMPION |
Peringkat 1 |
|
Paduan Suara Wanita (PSW) |
CHAMPION |
Peringkat 1 |
|
Musik Gerejawi Nusantara (MGN) |
CHAMPION |
Peringkat 1 |
|
Paduan Suara Anak (PSA) |
GOLD |
Peringkat 2 |
|
Paduan Suara Remaja Pemuda (PSRP) |
GOLD |
Peringkat 2 |
|
Vocal Group |
GOLD |
Peringkat 5 |
|
Solo 7-10 Tahun |
GOLD |
Peringkat 4 |
|
Solo 11-15 Tahun |
GOLD |
Peringkat 8 |
|
Musik Pop Gerejawi (MPG) |
SILVER |
Peringkat 1 |
|
Solo Remaja Putri |
SILVER |
Peringkat 11 |
|
Solo Remaja Putra |
SILVER |
Peringkat 13 |
Keberhasilan luar biasa ini disambut dengan rasa syukur yang mendalam oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sulawesi Utara, Aniek Fitri Wandriani. Bagi Aniek, pencapaian bersejarah ini adalah buah dari sinergi indah antara manusia dan restu Ilahi.
“Bangga atas perolehan Tim Sulut di Pesparawi Nasional XIV Manokwari. Terima kasih kepada seluruh pengurus, peserta, pelatih, dan semua pihak yang telah membantu, baik melalui dukungan materiel, doa, maupun semangat kepada kami. Teristimewa, semua ini terjadi karena berkat Tuhan serta dukungan penuh dari Bapak Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Aniek emosional.
Dengan total raihan 4 Champion, 5 Gold, dan 3 Silver, Sulawesi Utara mengukuhkan diri sebagai kiblat paduan suara gerejawi nasional tahun ini.
Keberhasilan membawa pulang Piala Presiden bukan hanya kebanggaan bagi para peserta yang berlaga, melainkan hadiah terindah bagi seluruh masyarakat Sulawesi Utara yang tak henti memberikan dukungan dan doa dari rumah.
Malam puncak di Manokwari mungkin telah usai, dan lampu panggung perlahan mulai padam. Namun, gema lagu kemenangan dan harmoni indah dari tim Sulut akan terus diingat—mengiringi perjalanan pulang sang Juara Umum membawa piala paling bergengsi kembali ke pangkuan Bumi Nyiur Melambai. (dou)



Tinggalkan Balasan