Terbaru, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., melaksanakan kunjungan kerja strategis ke Kantor Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

Kedatangan orang nomor satu di Minsel ini diterima langsung oleh Asisten Deputi Bidang Produksi dan Digitalisasi Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Dr. Ali, S.T., M.Si., beserta jajaran.
Pertemuan ini berfokus pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mematangkan rencana pemanfaatan lantai dasar Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) sebagai lokasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Minahasa Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar secara resmi menyampaikan permohonan dukungan dan persetujuan dari Kementerian UMKM.
Kebijakan mengintegrasikan MPP ke dalam gedung PLUT ini dinilai sebagai langkah taktis dalam mengoptimalkan aset negara tanpa mereduksi fungsi utama PLUT sebagai pusat inkubasi koperasi dan UMKM.
“Langkah ini tidak hanya efisien dari segi pemanfaatan ruang dan anggaran daerah, tetapi juga menciptakan integrasi yang kuat. Kehadiran MPP di kawasan PLUT akan membentuk ekosistem pelayanan terpadu (one-stop service ecosystem),” ujar Franky Wongkar.
Melalui konsep ini, masyarakat umum dan para pelaku usaha dapat mengakses seluruh rantai pelayanan dalam satu pintu—mulai dari administrasi kependudukan, perizinan lintas instansi, hingga akses pendampingan bisnis dan peningkatan kapasitas UMKM yang disediakan oleh PLUT.
Kebijakan proaktif Pemkab Minsel ini juga dinilai sangat linier dengan visi pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama poin mengenai pembangunan dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan adanya kemudahan perizinan yang terintegrasi langsung dengan pusat konsultasi usaha, sinergi ini diharapkan mampu:
-
Meningkatkan kemudahan berusaha (ease of doing business) di Minahasa Selatan.
-
Memperkuat daya saing koperasi dan pelaku usaha mikro lokal.
-
Menarik arus investasi baru ke daerah.
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan kerja strategis tersebut, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Minsel, Dr. Raymon Brando Tampemawa, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Minsel, Dr. Meidy Maindoka, M.Si. (dou)



Tinggalkan Balasan