AMURANG, SorotanNews.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Selatan memberi sinyal kuat bakal membeberkan kejutan besar terkait penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi di wilayah hukumnya. Korps Adhyaksa mengisyaratkan adanya penetapan tersangka hingga penyitaan barang bukti yang akan diumumkan dalam waktu dekat, sembari meminta masyarakat tetap bersabar dan turut mengawal proses penegakan hukum.
Sinyal kejutan tersebut ditegaskan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa Selatan, Albertus Roni Santoso, S.H., M.H., di sela-sela pembukaan peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Kantor Kejari Minsel, Jumat (21/8/2026).
Menurut Roni, publik diharapkan tidak mudah terprovokasi spekulasi liar di media sosial dan fokus menunggu kejutan hasil penyidikan terukur yang sedang dimatangkan oleh tim penyidik.
“Tunggu saja, kalau sudah ada kegiatan penyidikan lanjutan pasti ada tersangkanya dan barang buktinya. Nanti silakan diikuti bersama,” ujar Albertus Roni Santoso penuh keyakinan di hadapan awak media.
Langkah tegas ini sekaligus mematahkan narasi miring di media sosial yang sempat mengaitkan rotasi jabatan Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dengan isu penghentian kasus. Melalui Kasi Intel Kejari Minsel, Sonny Arvian Hadi Purnomo, S.H., M.H., dijelaskan bahwa pergeseran posisi tersebut merupakan dinamika organisasi atas permohonan pribadi pejabat bersangkutan dan tidak memengaruhi skema penyidikan yang tengah berlangsung.
Roni menegaskan bahwa pergantian personel sama sekali tidak mengendurkan akselerasi penanganan perkara korupsi di Kabupaten Minahasa Selatan maupun Minahasa Tenggara. Semua tahapan dipastikan berjalan sesuai koridor hukum yang berlaku.
“Proses hukum tetap berjalan on the track. Apapun itu, kami melaksanakan tugas dan fungsi sesuai regulasi. Aparat penegak hukum tidak boleh melakukan penegakan hukum secara serampangan, melainkan harus tegas, terukur, serta patuh pada KUHP, KUHAP, dan petunjuk pimpinan,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Kejari Minsel mengajak seluruh elemen masyarakat serta insan pers untuk terus mengawal dan mengawasi setiap tahapan penanganan perkara. Dukungan publik dinilai sangat krusial agar penegakan hukum di Minsel dan Mitra tetap akuntabel, transparan, dan berdampak nyata bagi pemberantasan korupsi. (dou)

Tinggalkan Balasan