AMURANG, SorotanNews.com– Ketua Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sulawesi Utara, Standius Bara Prima, memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Ketua Pengurus Cabang (PC) TIDAR Minahasa Selatan, Priscilia Cahaya Pantow, yang dinilai berhasil menghadirkan antusiasme luar biasa generasi muda dalam kegiatan Pelatihan Tunas 1 dan 2, Sabtu (30/10) hari ini.

Apresiasi tersebut disampaikan Bara saat menghadiri langsung kegiatan yang berlangsung di Hotel Sutanraja, Kabupaten Minahasa Selatan. Tercatat sekitar 400 peserta dari berbagai wilayah di Minsel mengikuti agenda kaderisasi tersebut.

Bara mengaku terkesan dengan jumlah kehadiran peserta yang menurutnya jauh melampaui ekspektasi. Bahkan, pelaksanaan pelatihan di Minsel disebut menjadi yang terbesar dari kegiatan serupa di kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

“Wah, di luar ekspektasi. Antusias generasi mudanya sangat luar biasa,” ungkap Bara.

Putra sulung Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, itu kembali menyampaikan apresiasinya atas tingginya partisipasi generasi muda dalam kegiatan tersebut.

“Kita sangat senang. Ternyata antusiasnya jauh di atas ekspektasi,” katanya.

Ia berharap potensi generasi muda di Minahasa Selatan terus mendapat ruang pengembangan, khususnya melalui kegiatan peningkatan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia.

Bara juga berharap PC TIDAR Minsel di bawah kepemimpinan Priscilia Cahaya Pantow dapat menjadi katalisator penggerak kepemudaan sekaligus melahirkan kader-kader muda yang berkualitas dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Menurutnya, Pelatihan Tunas 1 dan 2 merupakan program kaderisasi nasional TIDAR yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Karena itu, ia berharap ke depan pelaksanaan kegiatan serupa dapat dikolaborasikan bersama jajaran pengurus cabang kabupaten/kota se-Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut turut mendapat perhatian Pengurus Pusat TIDAR. Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyampaikan sambutan melalui video daring yang disaksikan seluruh peserta saat pembukaan kegiatan.

Sementara itu, Ketua PC TIDAR Minsel, Priscilia Cahaya Pantow, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmennya membangun generasi muda yang memiliki karakter, kapasitas, dan kepedulian sosial.

“Saya ingin TIDAR Minsel melahirkan pemuda-pemuda yang bercahaya. Bukan sekadar bersinar dalam organisasi, tetapi mampu memberikan cahaya bagi lingkungan dan masyarakatnya,” ujar Priscilia.

Ia menegaskan, pemuda yang bercahaya adalah generasi yang berani dalam bersikap, cerdas dalam berpikir, humanis dalam bertindak, dan produktif dalam berkarya.

Di sisi lain, Ketua DPC Partai Gerindra Minsel, Suhartin Marlina Mamoto, dalam sambutannya menekankan pentingnya kaderisasi sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Menurut SMM begitu istri Ketum Topan 08 itu disapa, Pelatihan Tunas 1 dan 2 bukan sekadar kegiatan pelatihan atau agenda organisasi, melainkan investasi sumber daya manusia, investasi kepemimpinan, dan investasi masa depan daerah.

Ia mengajak TIDAR menjadi ruang persemaian kader muda yang tidak hanya memiliki semangat berorganisasi, tetapi juga wawasan, integritas, kedisiplinan, kemampuan berorganisasi, serta kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

Suhartin berharap para peserta mampu mengimplementasikan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga kehadiran organisasi kepemudaan benar-benar memberikan dampak positif bagi daerah.

Diketahui sejumlah narasumber ikut membekali peserta pelatihan tunas 1 dan 2. Mulai dari Pengurus Pusat TIDAR, Pengurus DPD Partai Gerindra Sulawesi Utara dan Konten Kreator Sulut. (*)